Murid Asal Gaza Juara Kompetisi Matematika di Malaysia


Underground Tauhid – Ternyata berada di Kamp Pengungsian tidak membuat anak-anak Gaza kehilangan kreativitas dan innovasinya, bahkan kecerdasannya, dibulan Januari 2013 ini, Areej El Madhoun – 14 tahun, seorang murid perempuan dari sekolah UNRWA (The United Nations Relief and Works Agency) yang terletak di Kamp Pengungsian Jabalia, sebelah utara Gaza, menorehkan prestasi dengan menjadi juara pertama didalam sebuah kompetisi matematika internasional, kompetisi ini sendiri diadakan setiap dua tahun sekali di Malaysia dan diikuti oleh murid-murid dari seluruh dunia.

Dalam kompetisi ini Arrej dapat menyelesaikan sebanyak 182 soal matematika hanya dalam waktu delapan menit, dan mengalahkan sekitar 2,500 peserta lainnya. Arrej mempersembahkan kesuksesan ini untuk teman-temannya yang berada di kamp pengungsian diwilayah Gaza. Arrej mengatakan : ”Dengan menjadi juara pertama didalam kompetisi ini saya bangga sekali, kemenangan ini adalah sekaligus sebuah kemenangan untuk Palestina, saya senang sekali menjadi utusan dari negara Palestina. Persiapan-persiapan yang saya lakukan untuk mengikuti kompetisi ini juga sangat berat, belum lagi adanya serangan zionist israel pada awal bulan Januari ini di Gaza, namun perjuangan saya dalam kesulitan-kesulitan tersebut kini terbayar sudah, karena pada akhirnya saya dapat membuat negara Palestina bangga.

Kompetisi matematika ini diikuti oleh murid-murid tingkat Sekolah Dasar dan tingkat SMP. Selain berkompetisi, mereka juga belajar metode Matematika yang dinamakan “Both-Hand Abacus Mental-Arithmetic”, yakni metode pemecahan soal matematika dengan menggunakan jari-jari tangan, dengan menggunakan metode ini murid-murid dapat memecahkan soal matematika dasar dengan cepat dan tepat, disamping itu metode ini juga dapat meningkatkan kemampuan murid-murid untuk berpikir cepat.

Selain Areej, ada empat murid asal Palestina lainnya yang mengikuti kompetisi ini; dan dengan dapat menjuarai kompetisi ini, maka membuktikan bahwa jika saja para kaum muda di Palestina diberi kesempatan untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak, maka prestasi-prestasi dalam bidang lainnya mungkin akan dapat mereka raih.[UGT]

Rep : Andri
Red : Khansa Salsabillah

Simbol Dajjal, One Eye, Dalam Iklan Windows 8


Underground Tauhid – Windows 8 telah menarik hati para pengguna komputer melalui iklan yang ditampilkan, baik di TV maupun video Youtube. Di samping fitur unggulan yang dipamerkan melalui penayangan iklan tersebut, sistem operasi terbaru buatan Microsoft itu justru menuai berbagai tanggapan serta komentar di Youtube, salah satunya ialah simbol mata yang ramai diperbincangkan di dunia maya.

Simbol mata satu (One Eye) ini tertampil di kedua telapak tangan sang penyanyi, Lenka. Secara jelas, dalam video pariwara tersebut, penyanyi wanita asal Australia ini beberapa kali memperlihatkan simbol mata yang diyakini memiliki pesan “khusus”.

Dilansir Akhwatmuslimah.com beberapa dari pemirsa Youtube mengungkap bahwa simbol mata ini adalah lambang Illuminati atau simbol tertentu yang berkaitan dengan Dajjal. Wikipedia menerangkan, Illuminati berasal dari bahasa Latin illuminatus (tercerahkan) dan merupakan nama yang diberikan kepada beberapa kelompok, baik yang nyata atau fiktif.

Secara historis, nama ini merujuk pada Illuminati Bavaria, yakni sebuah kelompok rahasia pada Zaman Pencerahan (Age of Enlightenment) yang didirikan 1 Mei 1776. Nama Illuminati seringkali digunakan untuk menunjukkan organisasi persekongkolan yang diyakini mendalangi berbagai peristiwa di dunia melalui pemerintah dan korporasi untuk mendirikan apa yang disebut dengan Tatanan Dunia Baru, yang dipimpin oleh kaum Yahudi.

Menurut sejarah, gerakan yang dipelopori Adam Weishaupt ini mulai muncul pada 1776 di Ingolstadt, Jerman, dengan nama Ordo Illuminati, dengan anggota sebanyak lima orang. Adam Weishaupt merupakan keturunan Yahudi serta berlatarbelakang pendidikan sebagai Jesuit (Serikat Yesus).

Adam Weishaupt juga bertindak sebagai perumus The Protocols of the Elders of Zion, yang berisi agenda besar dengan tujuan utama untuk menguasai dunia oleh kaum Zionis. Kabarnya, salah satu tujuan organisasi ini adalah menghapuskan semua agama yang ada di dunia.

Simbol mata satu umumnya didengung-dengungkan, baik dalam dunia maya (internet) atau media elektronik serta penjelasan lebih rinci lagi melalui video bergaya discovery di Youtube dengan judul The Arrivals. Banyak kalangan yang menganggap simbol satu mata juga terkait dengan Dajjal, sosok yang dalam Eskatologi Islam merupakan tokoh kafir dan pembawa fitnah di akhir zaman.

Simbol mata satu tersebut kemudian muncul di iklan Windows 8, di mana dalam iklan tersebut Lenka menari dengan telapak tangannya yang menampilkan simbol yang sebagian menilai bahwa itu adalah lambang Illuminati atau Dajjal. Sedikitnya, lebih dari 48 komentar menanggapi pro dan kontra iklan tersebut. Berikut beberapa komentar pemirsa Youtube, yang telah menyaksikan iklan Windows 8 Indonesia.

https://www.youtube.com/watch?v=ZtRUjP-o24oAkun Youtube “heru jatmiko” mengatakan, “gambar ditangan kayak mata satu (dajjal)”. Selain itu, akun FirstVideoMee juga memberikan komentar dengan mengatakan, “di tangan LENKA ada tanda iluminati”.

Tidak hanya itu, akun Youtube “jakarmi16″ juga mengungkapkan, “pasti ada maksud an eye (one eye) ditelapak tangannya.. entah maksudnya apa?mmcarkan pengaruh atau sihir dr iklan..itu”. Ragam komentar ini kemudian memunculkan perdebatan di Youtube. Anda yang penasaran? bisa mengakses linkvideo iklan Windows 8 tersebut.[UGT]

Red : Khansa Salsabillah

Masjid Disegel Oknum RW


بسم الله الرحمن الرحيم

Mohon bantuan

Kami, Pimpinan Cabang Gunung Jati Cirebon mengalami masalah dengan lahan yang akan kami bangun masjid, hari ini disegel oknum RW, padahal perizinan sudah lengkap.

IDI: Wabah Pengerasan otak, Jangan Minum Produk Berikut ini:


Ikatan Dokter Indonesia (IDI): Saat ini sedang ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang.

Jangan minum produk-produk:

  1. Extra Joss
  2. M-150
  3. Kopi Susu Gelas
  4. Kiranti
  5. Kratingdeng
  6. Hemaviton
  7. Neo Hormoviton
  8. Marimas
  9. Frutillo
  10. Segar Sari
  11. Pop Ice
  12. Segar Dingin Vit C
  13. Okky Jelly Drink
  14. Inaco
  15. Gatorade
  16. Nabati
  17. Adem Sari
  18. Naturade Gold
  19. Aqua Splash Fruit

karena mengandung ASPARTAME (lebih keras dari Biang Gula) racun yang menyebabkan diabetes, kanker otak dan bis mematikan sumsum tulang.

Teruskan kepada yang kita cintai dan kita sayangi. Bukan broadcast sampah, sebarin ya yang masih punya hati emas.

dr. H. Ismuhadi, M.Ph: 0811-323601

BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR


20130116EVABANJIR1PW Pemuda Persis Jakarta, bermaksud menginformasikan bahwa PERSIS DKI & Otonom + PZU sedang menghimpun BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR dan sudah membangun POSKO di Masjid al-Ihsan Pademangan Jakarta Utara.

20130116_Korban_Banjir_Mengungsi_5304

Untuk itu, diharapkan partisipasi Ikhwan sekalian untuk memberikan bantuan dalam bentuk apapun. Jika dalam bentuk dana, bisa melalui BANK MANDIRI SYARI’AH Cabang Salemba a/n Achmad Fadhillah (Ketua PW Pemuda Persis Jakarta) rekening: 7015673723.”

NB: harap konfirmasinya setelah memberi bantuan! Nomor kontak Ust Achmad Fadhillah 02199692481

KH. Usman Sholehudin: Tidak Rido Bila Jawa Barat di Sekulerkan


Tidak Rido Bila Jawa Barat di Sekulerkan, maka pilih dodol nu eweh tai kotokan (pilih Gubernur yang Islami), hal tersebut diungkapkan oleh KH. Usman Sholehudin dalam acara Dauroh Siyasah yang digelar oleh PW. Pemuda Persis Jawa Barat.

Wanita Tidak Boleh Menjadi Kepala Negara


Wanita tidak boleh menjadi kepala negara, hal itu terungkap dalam Dauroh Siyasah yang dipaparkan oleh Ketua Umum PP. Persis, Prof. Dr. Maman Abdurrahman belum lama ini. Dalam kesempatan ini pula beliau mengungkapkan, bahwa konsep negara sudah berdiri tatkala Nabi Muhammad Saw memimpin Madinah.

DAURAH SIYASAH JAM’IYYAH


Kang Ndik, Prof. Maman, Ust. Usman

Kang Ndik, Prof. Maman, Ust. Usman

Pada Ahad 13 Januari 2013 telah terselenggara DAURAH SIYASAH JAM’IYYAH, acara yang digelar oleh Bidang Jam’iyyah PW. Pemuda Persis Jawa Barat ini di mulai Pukul. 07.30 s/d 12.00 WIB, dengan Syamsul Arafat (Bid. Dakwah PW. Pemuda Persis Jabar) sebagai pembawa acara.

Upaya pencerahan umat ini, bertempat : Saung Angklung Udjo, Padasuka-Cicaheum, Bandung, dan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Nano (Tasykil PD. Pemuda Persis Kota Bandung)

Dalam hal ini, panitia mengambil tema “SIYASAH PIKEUN NANJEURKEUN SYARI’AH”, dengan menghadirkan beberapa panelis, yaitu:

  1. Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman (Ketua Umum PP. Persis)
  2. KH.Usman Solehuddin (Ketua Dewan Hisbah Persis)
  3. Iman Setiawan Latief, S.E (PW. Persis JABAR)
  4. Atif Latiful Hayat, Ph.D (Mantan Ketua Umum PP. Pemuda Persis)

Dalam Laporannya,  Ketua Panitia Dauroh Siyasyah, Dian Herdiana (Bid. Jam’iyyah PW. Pemuda Persis Jabar) menjelaskan tentang mengapa panita mengambil tema : “Siyasah Pikeun nanjeurkeun Syari’ah”. Bahwa Siyasah hanya sebagai satu alat saja, bagaimana kita bisa melaksanakan syari’at (hukum-hukum Allah Swt) dalam tataran ke tata Negara, sehingga syari’ah itu bisa dilaksanakan secara kaffah untuk seluruh umat Islam,  sehingga piagam Jakarta Continue reading →

Mahasiswa IAIN Walisanga Ikut Misa Natal, Prof Maman: ‘Mereka Salah Memahami Aktualisasi Toleransi’


JAKARTA (SALAM-ONLINE): Ada yang lain di Gereja St Fransiskus Xaverius Kebon Dalem, Semarang, Jawa Tengah, di malam Misa Natal, Senin (24/12/2012) lalu.

Gereja yang terletak dekat pinggir kali itu kedatangan 12 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisanga Semarang.

Menurut Aloysius Budi Purnomo PR  yang memimpin misa malam itu, sebelum misa dimulai, pihaknya kedatangan belasan pemuda dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisanga Semarang.

Mereka bahkan duduk di kursi lipat paling depan dalam gereja yang disediakan secara mendadak karena kursi yang disediakan telah habis.

Seperti dilansir koranjakarta.com, Rabu (26/12/2012), kedatangan 12 mahasiswa dari IAIN Walisanga itu sebelumnya sempat membuat kaget para staf gereja, tidak terkecuali Romo Aloysius Budi. Apa maksud kedatangan mereka?

Di tengah larangan mengucapkan selamat dan merayakan natal bersama–lantaran hal itu termasuk bagian ibadah Kristen–Kedatangan mereka ternyata untuk mengucapkan selamat natal dan bahkan mengikuti misa sampai selesai.

Kalau selama ini yang sering diperbincangkan dan diharamkan dalam Islam adalah mengucapkan selamat dan  mengikuti perayaan natal bersama (tidak di gereja)–yang ini bahkan lebih dari itu, datang ke gereja, lalu ikut misa natal.

Ke-12 mahasiswa itu berasal dari Fakultas Ilmu Perbandingan Agama IAIN Walisanga Semarang. Kedatangan mereka memberitahukan dan memohon izin untuk mengikuti misa malam Natal di gereja.

Romo Kepala Paroki St Fransiskus Xaverius Kebon Dalem, Aloysius Budi Purnomo PR, mengatakan kedatangan teman-teman mahasiswa dan mahasiswi IAIN Walisanga Semarang itu bermaksud mengikuti perayaan misa malam Natal.

“Saya pikir, mereka datang untuk ikut mengamankan jalannya perayaan misa malam Natal, ternyata mereka mengatakan mau ikut serta dari awal sampai selesai,” katanya.

Namun, karena semua bangku dan kursi di dalam dan di luar gereja sudah dipadati oleh ribuan umat yang hadir, mereka dipersilakan duduk di kursi lipat yang disediakan secara mendadak di bagian paling depan di dalam gereja. Mereka dengan khidmat mengikuti jalannya upacara misa malam Natal.

Tepuk tangan dan senyuman penuh arti oleh ribuan umat Katolik yang mengikuti misa tersebut riuh saat Romo Budi memperkenalkan kepada hadirin akan kedatangan mereka. “Yesus Kristus memang lahir bukan hanya untuk orang Kristiani, tetapi untuk siapa pun juga,” ujar Aloysius Budi.

natal-mahasiswa IAIN Walisanga ikut misa natal-koranjakarta-jpeg.image

12 mahasiswa (6 mahasiswa, 6 mahasiswi) IAIN Walisanga berfoto bersama Romo Aloysius Budi Purnomo PR, Selasa dini hari (25/12/2012) seusai mengikuti malam misa natal di gereja St FX Kebon Dalem, Semarang

Menurut Budi yang juga Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Keuskupan Agung Semarang, peristiwa ini menjadi penting di tengah disertifikasi spiritual saat orang mudah terjebak dalam padang gurun kekeringan rohani yang bahkan membuat orang menolak keberadaan Tuhan.

“Apa pun yang menjadi motivasi mereka, kehadiran mereka dalam misa malam Natal hingga selesai memberikan kesejukan harmoni di tengah padang gurun kehausan orang mendambakan hidup rukun dan damai,” ungkapnya.

Aktualisasi

Sementara, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbandingan Agama IAIN Walisanga Semarang, Ahmad Muqsith, yang hadir pada malam misa itu mengatakan apa yang dilakukannya bersama teman-temannya adalah wujud toleransi beragama yang diaktualisasikan.

Wujud toleransi itu diaktualisasikan dengan menghadiri acara misa malam Natal.

“Kami mencoba mengambil bagian dalam upaya melestarikan kerukunan antarumat beragama. Saya rasa saat semua orang sudah mampu mempelajari agama dari beberapa aspek sosial, mereka akan sangat menghargai umat agama lain. Karena saat kita berbuat baik, orang tidak akan menanyakan apa agama kita,” ujar dia.

Menanggapi hal ini, Prof Dr KH Maman Abdurrahman, MA menegaskan, bahwa apa yang dilakukan para mahasiswa IAIN Walisanga itu sudah keluar dari pakem yang dimaksud dengan toleransi.  Menurut Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) ini, yang namanya toleransi itu bukan ikut ibadah keyakinan orang lain.

“Mereka ini pemahamannya tentang Islam sudah salah. Mereka didorong oleh orang-orang pelaku paham sekuleris, pluralis, liberalis (SEPILIS), yang tidak bertanggungjawab,” tegas Prof Maman kepada salam-online, Ahad (30/12/2012).

Menurutnya, inilah yang dikehendaki kaum kafir Quraisy kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan umat Islam ketika para pembesar Quraisy menawarkan konsep toleransi, pekan ini mereka beribadah dalam Islam, setelah itu berikutnya giliran umat Islam ikut dalam ritual mereka, demikian seterusnya. Lalu, turunlah surah Al-Kaafirun yang di akhir ayatnya menegaskan, “Bagimu Din (keyakinan)mu, bagiku keyakinanku.”

Jadi, kata Prof Maman Abdurrahman, Islam sudah sangat jelas dalam hal mengatur toleransi ini. Yang namanya toleransi itu AKTUALISASI-nya bukan mencampuradukkan ibadah atau ikut ritual ibadah keyakinan lain.

Ada wilayah akidah dan ibadah, ada pula ruang toleransi dalam muamalah dan berhubungan sosial, ini semua diatur dalam Islam. Jadi, apa yang dilakukan para mahasiswa ini sudah di luar  jalur toleransi. Salah dalam mengaktualisasikan toleransi.

Kata Prof Maman, sejak awal Islam sudah memagari bagaimana melaksanakan toleransi itu dengan turunnya surah Al-Kaafiruun. Toleransi bukan dalam konteks akidah dan ibadah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah jelas dalam hal ini.

“Para mahasiswa ini salah dalam memahami dan menafsirkan aktualisasi toleransi,” tandas Guru Besar Bandung Islamic University ini.

Tentu, bukan sekadar salah. Tapi sudah ingkar dan murtad (berpaling) dari ayat-ayat Allah dan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Mengingkari dan berpaling dari ayat-ayat Allah, berakibat batalnya syahadat.

Berpaling atau kembali dalam kekafiran, Riddah dan Irtidad, menurut al-Raghib, adalah, “al-ruju’ fi al-thariq al-ladziy jaa minhu” (kembali ke jalan dimana ia datang). Namun lafadz riddah khusus untuk kekafiran, sedangkan kata irtidad mencakup kekafiran maupun yang lain (Imam asy-Syaukani, Nail al-Authar, Kitab al-Riddah). Kedua lafadz itu disebutkan dalam al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaithan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka,” (QS Muhammad: 25).

Hai orang-orang yang beriman barangsiapa di antara kamu yang murtad dari ad-Dinnya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka, dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan tidak takut kepada celaan orang-orang yang suka mencela,” (QS al-Mâ’idah: 54).

Prof Dr KH Maman Abdurrahman, MA-dakwatuna-jpeg.image

Prof Dr Maman Abdurrahman, MA

“… Mereka tiada henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari ad-Din-mu (kepada kekafiran) jika mereka sanggup,” (QS al-Baqarah: 217).

Orang-orang yang murtad, jika ingin tetap dalam Islam, wajib kembali mengucap dua kalimah syahadat. Apa sanksi dan hukuman bagi Murtaddin (orang-orang yang murtad), Islam juga telah mengaturnya.

Murtad (berpaling dari Islam). Itulah yang diinginkan Musyrik Quraisy di era Nabi, kata Prof Maman, dan ini pula yang dikampanyekan kaum kuffar dan kelompok SEPILIS di masa kini.

Karenanya, waspadalah! Kaum kuffar dan antek-anteknya tiada henti-hentinya untuk selalu berupaya memurtadkan umat Islam, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an! (isa/salam-online). http://salam-online.com/2012/12/mahasiswa-iain-walisanga-ikut-misa-natal-prof-maman-mereka-salah-memahami-aktualisasi-toleransi.html