Sex Party (Mut’ah Berjamaah) di Masjid Syiah


mutah
Membaca judul di atas membuat Anda tersentak? ya. Betul. Begitu juga yang kami rasakan ketika menemukan teks fatwa di bawah ini. Continue reading →

Waspada Bahaya Komunisme Gaya Baru


Oleh: Syarif Hidayat, M.Pdi

(Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Jawa Barat dan Mahasiswa S3 UIKA Bogor)

Dulu, sebelum era reformasi, komunisme dianggap bahaya laten, yaitu bahaya yang baru berbentuk potensi, belum berwujud ke permukaan. Namun hari ini bahaya itu sudah tidak ghaib lagi, melainkan telah tampak ke permukaan. Betapa tidak! Seorang Budiman Sujatmiko – pendiri PRD – dengan terang-terangan mengkampanyekan aliran kiri di berbagai media sejak angin reformasi berhembus. Dengan demikian, kesamaran bahaya laten tidak bias lagi. Continue reading →

Pemred Charlie Hebdo Tewas, Habib Rizieq: Alhamdulillah, Semoga Semua Penista Nabi Saw Dibinasakan Allah Swt


Jakarta  – Serangan yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap kantor majalah satir yang selama ini terus menghina Rasulullah Saw pada Rabu (07/01) di Paris menewaskan 12 orang. Termasuk menjadi korban tewas adalah pemimpin redaksi majalah itu, Stephane Charbonnier yang lebih dikenal dengan nama Charb. Korban tewas lain adalah para kartunis yang dikenal dengan panggilan Cabu, Tignous dan Wolinski. Continue reading →

Kebebasan Berekspresi dan Standar Ganda Barat


 muslim prancis1
Oleh: Fatma R. Ginting,Pengamat Sosial Keagamaan dan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat UIPenyerangan atas kantor redaksi Charlie Hebdo di Paris, Rabu, 7 Januari 2015, terhadap 12 orang diduga akibat media tersebut kerap menampilkan gambar karikatur satir tentang Nabi Muhammad. Tak lama setelah kejadian ini, berbagai elemen dari seluruh negara menyampaikan kecamannya. Continue reading →

2015 Indonesia Harus Bebas dari Syiah


KH Dedy Rahman (Pengasuh kajian dialog Islam Garuda FM) dan Ustaz Amin Muchtar (Direktur Hadits Institute Ibnu Hajar). (foto: Abdullah Rexy/SI)

Bandung – Tahun baru saja berganti, semangat dan program pun diperbaharui. Bertempat di Masjid Persis Pajagalan, Bandung, Kamis (01/01/2015) acara kajian kupas tuntas ajaran Syiah, dengan topik “2015 Indonesia Bebas Syiah” menghadirkan dua pembicara. Pertama, KH Dedy Rahman (Pengasuh kajian dialog Islam Garuda FM) dan Ustaz Amin Muchtar, Direktur Hadits Institute Ibnu Hajar. Continue reading →

Sejarah Gerakan Theosofi di Indonesia: Persentuhannya dengan Elit Modern Indonesia


Sejarah Gerakan Theosofi Di Indonesia (1)

Oleh: Artawijaya

Penulis buku “Gerakan Theosofi di Indonesia”

Pada akhir tahun 2011 ini, Komunitas Bambu, penerbit buku-buku sejarah yang dikelola oleh sejarawan muda, JJ Rizal, menerbitkan ulang buku berjudul “Theosofi, Nasionalisme, dan Elit Modern Indonesia“. Buku yang ditulis oleh Iskandar P Nugraha ini sebelumnya berjudul “Mengikis Batas Timur dan Barat: Theosofi dan Gerakan Nasionalisme di Indonesia” yang terbit pada tahun 2001. Buku ini adalah hasil penelitian Iskandar yang ditulis untuk skripsinya di Universitas Indonesia. Continue reading →

Jokowi Bertemu dengan George Soros; Apa yang Dibahas Keduanya?


JAKARTA – Investor global George Soros datang ke Indonesia dan menemui Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Continue reading →

Amien Rais: Ateis di Dunia Sekarang Terorganisir


Amien Rais: Ateis di Dunia Sekarang TerorganisirYOGYAKARTA – Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais mengajak umat Islam untuk tidak buta terhadap kondisi yang terjadi dunia. Sehingga umat Islam bisa mengetahui perkembangan terkini.

Ajakan tersebut, ia sampaikan pada tabligh akbar muhasabah malam tahun baru. Dalam ceramahnya ia menyampaikan kondisi umat manusia di dunia saat ini. Continue reading →

Dewa Muka Dua dan Julius Caesar; Sejarah Tahun Baru Masehi 1 Januari


Sejarah Tahun Baru Masehi

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Continue reading →