Menyongsong Musywil Pemuda Persis Jabar


Oleh : Asep Sobirin

Logo Pemuda Persis

Logo Pemuda Persis

Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Musywil) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat (Jabar) tinggal menghitung hari, yakni pada hari Ahad, 10 Mei 2015. Sehingga Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Persis Jabar dibawah kepemimpinan Ust. Syarif Hidayat, M.Pd.I akan segera berakhir (demisioner).

Dalam setiap kepemimpinan PW. Pemuda Persis Jabar pasti ada kelebihan dan kekurangannya, penulis bukan hendak melebihkan kepemimpinan dibawah Ust. Syarif Hidayat, M.Pd.I (masa jihad 2011-2015), namun penulis hendak merefleksi kembali perjalanan dakwah yang beliau pimpin.

Dalam periode Ust. Syarif Hidayat, M.Pd.I, dakwah bukan hanya sebatas dari mimbar ke mimbar, mengisi pengajian ke daerah-daerah terpencil di Jawa Barat, seperti ke Cianjur Selatan, Argabinta dan lain-lain, namun lebih dari itu dakwah mulai merambah dunia maya (karena memang zamannya), seperti : blog, facebook, twetter, dan youtube. Dakwah di dunia maya tersebut tiada lain, agar objek dakwah bukan hanya jama’ah Persis saja namun lintas jam’iyyah, agama, lokal, nasional maupun manca negara (bisa dilihat dalam visitors blog ini, pengunjung dari berbagai negara, mulai dari AS, Malasyia, Australia, Saudi Arabia, Jepang dan lain-lain).

Sehingga dakwah di dunia maya Pemuda Persis Jabar ini, menjadikan objek penelitian oleh mahasiswa STAIPI Bandung, Taufik dalam penyususnan skripsinya (arsip Skripsi ada di Ketua Ust. Syarif Hidayat, M.Pd.I).

Keberhasilan Ust. Syarif Hidayat, M.Pd.I dalam memimpin Pemuda Persis terbanyak se-Indonesia ini , bahkan se-dunia (karena lumbung Pemuda Persis di Jabar :D), ditunjang oleh jajaran Tasykil yang kompeten dan loyalitas terhadap Jam’iyyah (dari tahun ke tahun hanya beberapa orang saja yang di reshuffle, dengan beberapa sebab, salah satunya masalah usia yang sudah lebih dari 40 tahun). Sehingga program kerja dilaksanakan sesuai hasil tiap Musyawah kerja (Musyker). Silaturahmi ke tiap Pimpinan Daerah pun (baik dalam rangka Musyda, roadshow dan pengajian) dilaksanakan secara simultan. Dan respon dari tiap PD pun sangat antusias.

Memilih Sang Kandidat

Agenda Musywil yang akan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Persis, Masjid Al-Bayinah, Jl. Peta Bandung (depan Kantor PW. Persis) ini, panitia yang dipimpin oleh Ust. Miftah Farid, akan mengadakan curah gagasan dari 5 (lima) orang mantan Ketua PW. Pemuda Persis Jabar sebagai acara penyertanya pada pukul 08.00-12.00, selanjutnya akan dilaksanakan Musywil sampai pukul 22.00 WIB.

Salah satu agenda yang dinanti-nantikan dalam Musywil ini adalah masalah suksesi, yakni pemilihan Ketua PW. Pemuda Persis Jabar. Dalam masalah ini, jauh-jauh hari tim IT sudah membuat polling sang kandidat, dan sejak tulisan ini digoreskan sudah ada hasilnya, yakni : Dr. Nashrudin Syarif (penasehat PW. Pemuda Persis Jabar) memimpin perolehan suara terbanyak sekira 44.07%, disusul Ust. Hamdan (dari Kabupaten Bandung) 15.25%, Dian Hardiana (dari Kota Bandung) 11.86%, Miftah Farid (tasykil senior PW) 6.78%, Syamsu Rijal, Asep Sobirin (dari Cimahi) dan yang lainnya masing-masing 5.08%, Iwan Permana 3.39%, Yusron dan Rusdian masing-masing 1.69 %. Demikian hasil polling, namun tidak menutup kemungkinan hasil polling tersebut meleset pada hasil suara di dunia nyata (Musywil).

Berdasarkan analisis penulis, dalam mencari sosok sang Kandidat di PW. Pemuda Persis Jabar saat ini, pertama, Dr. Nashrudin Syarif, beliau lebih cocok untuk menjadi Ketua Umum PP. Pemuda Persis, kedua, Ust. Hamdan, karena terbentur usia, yakni 40 tahun, beliau lebih pas menjadi penasehat, ketiga, Miftah Farid dan Dian Hardiana yang akan menjadi kandidat, keempat, ada kemungkinan ada kuda hitam (bukan kambing hitam, he he) dari PD-PD yang siap menakhkodai jam’iyyah ini.

Tantangan Dakwah Ketua Baru

Era globalisasi saat ini, tantangan dakwah semakin berat, mulai dari aqidah (aliran sempalan di Jabar sangat banyak, baik yang mengendap-endap sampai yang terang-terangan, seperti Syi’ah, Sepilis dll), Sosial-kemasyarakatan yang majemuk (adat ketimuran dilindas adat kebarat-baratan, seperti: dekadensi moral dll), Ekonomi-politik yang makin liberal, yang berdampak terhadap sikap masyarakat makin hedonis-materlialistis dan terabainya ibadah kepada Allah Swt), serta sejumlah problematika umat yang semakin komplek, yang tidak akan cukup waktu penulis torehkan.

Oleh sebab itu, Ketua PW. Pemuda Persis Jabar, bukan jabatan layaknya pejabat Negara dengan gaji besar, fasilitas mewah dan wah. Tapi sebuah amanah yang sangat berat, disamping tidak mendapat gaji bulanan dan fasilitas mewah, juga ia dihadapkan dengan tanggungan keluarga dan umat, maka seyogyanya Ketua Baru siap berjihad di Jam’iyyah ini, dalam bingkai mardhotillah untuk kepentingan izzatul Islam wal Muslimin.

Adapun kriteria sang kandidat akan dibahas dalam Musywil, selain itu ia mampu mamenej tasykil dan PD-PD, upaya mengkonsolidasikan kekuatan internal dalam menghadapi tantangan dakwah yang berat ini, oleh karena itu ia harus mempunya Peta Dakwah di Jawa Barat.

Selamat ber-Musywil!

Wassalam

(penulis Bidang Pendidikan -2011-, Bidang Administrasi -2014-PW. Pemuda Persis Jabar)

Tentang Admin

Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Jawa Barat
Pos ini dipublikasikan di Musywil dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s