Bedah Buku & Disertasi Kaum Muda Persis


Potensi Jami’yyah Pemuda Persis sangat ini sangat besar, dimana pada masa kepemimpinan Ust. Entang Allahu yarham & Ust. Atif Latiful Hayat susah mencari Pemuda Persis yang bergelar sarjana, kebanyakan lulusan Pesantren/Mu’allimin, namun saat ini sudah banyak lulusan Perguruan Tinggi dari mulai S1 sampai S3, begitu paparan Ust. Iman Setiawan dalam memberikan sambutan & membuka acara Bedah Buku & Disertasi, yang di selenggarakan oleh PW. Pemuda Persis Jabar, pada Sabtu, 10 oktober 2015/26 Dzulhijjah 1436 H yang mengambil tempat di Pusat Dakwah Islam Jawa Barat,

Ia pun mengapresiasi acara tersebut, dengan kehadiran para pembicara Ust. Jeje Zaenudin dan Ust. Atif Latiful Hayat, dimana keduanya merupakan kader dan mantan Ketua Umum PP. Pemuda Persis. Oleh sebab itu Ust. Iman mengharapkan transfer ilmu dalam acara ini diharapkan lebih dirasakan oleh lapisan masyarakat.

Maka ditengah kekurangan PERSIS saat ini, di antara problemnya PERSIS saat ini belum tersistematika manhaj kaderisasi, bahkan pedoman kaderisasi belum selesai, kalah oleh otonomnya sendiri. Begitu paparan perwakilan PW Persis Jabar ini. Ust. Iman pun mengutip Ust. Atif, bahwa PERSIS berhenti pembaharuannya setelah A. Hasan. Oleh sebab itu, ia mengharapkan Pemuda Persis jangan Kurung batok, harus bersinergi dengan jam’iyyah yang lain, agar gerakan Tajdid terus bergulir.

Adapun dalam pemaparan bedah buku : “Metode dan Strategi Penerapan Syari’at Islam di Indonesia (Memahami Gradualitas Penerapan Syari’at Islam di Indonesia Menuju Penerapan Islam secara Kaffah)” Ust. Jeje Zaenudin mengawali dengan mengutip sebuah hadis: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Tali temali Islam akan terlepas (putus), orang-orang akan berpegangan kepada tali berikutnya. Tali yang pertama kali lepas (putus) adalah hukum (syariah) dan yang terakhir adalah sholat.” [HR Ahmad, Ibnu Hibban, al-Haakim]

Dalam hadis tersebut Tali yang pertama kali lepas (putus) adalah hukum (syariah), karena Tali hukum merupakan tali terluar, Maka kalau tali terluar putus, sehingga tali yang lain akan terlepas satu persatu, sedangkan sholat terakhir karena sudah tidak ada lagi yang menjaganya, oleh sebab itu Hukum merupakan awal dari sebuah peradaban.

Mantan Ketua Umum PP. Pemuda Persis ini pun melemparkan ide kepada peserta agar ada yang meneliti tentang para Penjajah, yang menjajah Negara-negara Islam, dimana yang pertama di lepaskan oleh meraka adalah hukum, dan diganti dengan hukum kolonial.

Dalam penelitian 14 produk hukum Indonesia yang sudah Syari’ah, ia memakai Asas Tadarruj (Gradualitas), keberangsuran ditransformasikan dari tasyri kepada legislasi. Hal tersebut senada dengan tahapan penurunan al-Qur’an melalui Asbabun Nuzul, dimana manfa’atnya untuk meneguhkan hati.

Buku yang berasal dari Disertasi beliau di UIN SGD Bandung ini, merupakan “PR” sewaktu beliau menjabat Ketua Umum PP. Pemuda Persis. Ini merupakan kontribusi PERSIS tehadap penerapan syariat Islam di Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai pembanding, Ust. Atif Latiful Hayat mengapresiasi karya ini, beliau mengibaratkan Ust. Jeje mengeluarkan mobil mewah dari garasi.

Dalam sesi kedua, Ust. Tiar Anwar Bachtiar membedah disertasi dari UI dengan judul: “Respon Pemikiran INSISTS Terhadap Pemikiran Islam Liberal di Indonesia Tahun 2003-2012”. Ketua Umum PP. Pemuda Persis ini memaparkan sejarah pergulatan pemikiran dari Tradisionalis VS Modernis sampai Islam Liberal VS Gerakan Dakwah, INSISTS. (AS)

Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi videonya:

Tentang Admin

Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Jawa Barat
Pos ini dipublikasikan di Akhbar, Bedah Buku, Disertasi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s