PEMIMPIN KAFIR


Oleh: Dr. Adian Husaini

1jNahdhatul Ulama (NU) dalam Muktamarnya ke-11, di Banjarmasin, 19 Rabi’ulawwal 1355 H (9 Juni 1936 M), membahas satu masalah bertajuk: “Apakah Negara Kita Indonesia Negara Islam?” Ditanyakan, “Apakah nama negara kita menurut Syara’ agama Islam?” Jawabnya: “Sesungguhnya negara kita Indonesia dinamakan “Negara Islam” karena telah pernah dikuasai sepenuhnya oleh orang Islam. Walaupun pernah direbut oleh kaum penjajah kafir, tetapi nama Negara Islam tetap selamanya.” Muktamar juga memutuskan, bahwa wilayah Betawi (Jakarta) adalah “dar-al-Islam”, begitu juga sebagian besar wilayah Jawa. Continue reading →

Keresahan Dr. Adian Husaini Terhadap Kondisi Umat Islam Saat Ini


kingdomofheaven-jerusalem_siege_1115317724Keresahan Dr. Adian Husaini terhadap kondisi umat Islam saat ini, mewakili kaum muslimin yang lain, yang peduli terhadap keberlangsungan dakwah dan risalah Rasulullah Saw. Keresahan Ketua Program Magister dan Doktor Pendidikan Islam—Universitas Ibn Khaldun Bogor ini di ungkapkan dalam artikel yang dimuat oleh hidayatullah.com dengan judul “Ramai-Ramai Mengeroyok Umat Islam”.

Dalam tulisan ini Dr. Adian Husaini mengkritisi sejumlah berita dan peristiwa yang telah dan sedang berlangsung pada umat Islam, diantaranya serangan tehadap Paris; serbuan kaum Kristen GIDI di Papua terhadap masjid dan kios-kios umat Islam; Islam Nusantara; revolusi mental; konflik KMP dan KIH masih terus berlangsung hingga kini, hal yang terbaru adalah pencatutan nama Presiden oleh Ketua DPR dalam kasus papah minta saham, hingga media massa pendukungnya terus saja mengompori dan seolah berseteru antara TV One dan Metro TV; serta Bupati Puwakarta yang gemar paham kemusyrikan, dengan alasan mengembangkan kebudayaan.

Dengan landasan Hadis Rasulullah Saw, beliau mendiagnosa penyakit umat Islam saat ini. Selain itu, pakar kontra liberalisme ini mengungkapkan berbagai data dan fakta, bahwa sejak dulu umat Islam dikeroyok, berikut paparannya:

Continue reading →

Mantan Ketum GP Anshor: Banser Semangat Jaga Gereja Tapi Lupa Menjaga Masjid


Papua – Pembakaran masjid di Torikara, Papua saat hari raya Idul Fitri menyentak semua pihak. Berikut ini seruan mantan ketum GP Anshor sebelum era Nusron Wahid yang di dapatkan NUGarisLurus.Com, Minggu 19 Juli 2015.

“Seruan untuk para pimpinan GP Ansor dan Banser atas peristiwa pembakaran tempat ibadah umat Islam oleh orang-orang yang tidak senang terhadap Islam:

Ansor dan Banser sibuk jaga gereja saat acara ritual dan kebaktian umat kristiani (mungkin ada bayarannya di dunia) sampai-sampai melupakan tugas utama menjaga ulama dan masjid (mungkin tidak ada bayarannya di dunia). Peristiwa pembakaran tempat solat idhul fitri oleh siapapun hrs jadi instropeksi pemimpin ansor dan banser agar tidak lupa akan tujuan pendirian ansor dan banser.

Saya sama sekali tidak keberatan Banser menjaga tempat-tempat ibadah non muslim saat mereka menjalankan ibadah dan ritual menurut keyakinannya, tentu tanpa melupakan penjagaan thd tempat-tempat ibadah umat Islam. Islam ahlussunah waljamaah telah mengjarkan kepada kita bagaimana seorang muslim bersikap thd sesama manusia (ukhuwah basyariyah), sesama orang Islam (ukhuwah Islamiyah), dan dan sesama warga bangsa (ukhuwah wathoniyah). Saya berharap Ansor dan Banser harus tetap mendahulukan tugas utama dan semangat dasar pendirian Banser.

Demikian sekedar mengingatkan bagian akhir surat al-‘Ashr.

Khatibul Umam Wiranu (Ketua PP GP Ansor 2005-2010)

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UUN. Wallahul Mustaa’an.

NUGarisLurus.Com

Waspada Bahaya Komunisme Gaya Baru


Oleh: Syarif Hidayat, M.Pdi

(Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Jawa Barat dan Mahasiswa S3 UIKA Bogor)

Dulu, sebelum era reformasi, komunisme dianggap bahaya laten, yaitu bahaya yang baru berbentuk potensi, belum berwujud ke permukaan. Namun hari ini bahaya itu sudah tidak ghaib lagi, melainkan telah tampak ke permukaan. Betapa tidak! Seorang Budiman Sujatmiko – pendiri PRD – dengan terang-terangan mengkampanyekan aliran kiri di berbagai media sejak angin reformasi berhembus. Dengan demikian, kesamaran bahaya laten tidak bias lagi. Continue reading →

Pemred Charlie Hebdo Tewas, Habib Rizieq: Alhamdulillah, Semoga Semua Penista Nabi Saw Dibinasakan Allah Swt


Jakarta  – Serangan yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap kantor majalah satir yang selama ini terus menghina Rasulullah Saw pada Rabu (07/01) di Paris menewaskan 12 orang. Termasuk menjadi korban tewas adalah pemimpin redaksi majalah itu, Stephane Charbonnier yang lebih dikenal dengan nama Charb. Korban tewas lain adalah para kartunis yang dikenal dengan panggilan Cabu, Tignous dan Wolinski. Continue reading →

Sejarah Gerakan Theosofi di Indonesia: Persentuhannya dengan Elit Modern Indonesia


Sejarah Gerakan Theosofi Di Indonesia (1)

Oleh: Artawijaya

Penulis buku “Gerakan Theosofi di Indonesia”

Pada akhir tahun 2011 ini, Komunitas Bambu, penerbit buku-buku sejarah yang dikelola oleh sejarawan muda, JJ Rizal, menerbitkan ulang buku berjudul “Theosofi, Nasionalisme, dan Elit Modern Indonesia“. Buku yang ditulis oleh Iskandar P Nugraha ini sebelumnya berjudul “Mengikis Batas Timur dan Barat: Theosofi dan Gerakan Nasionalisme di Indonesia” yang terbit pada tahun 2001. Buku ini adalah hasil penelitian Iskandar yang ditulis untuk skripsinya di Universitas Indonesia. Continue reading →

Amien Rais: Ateis di Dunia Sekarang Terorganisir


Amien Rais: Ateis di Dunia Sekarang TerorganisirYOGYAKARTA – Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais mengajak umat Islam untuk tidak buta terhadap kondisi yang terjadi dunia. Sehingga umat Islam bisa mengetahui perkembangan terkini.

Ajakan tersebut, ia sampaikan pada tabligh akbar muhasabah malam tahun baru. Dalam ceramahnya ia menyampaikan kondisi umat manusia di dunia saat ini. Continue reading →