Haji Agus Salim


Oleh: Mohamad Roem (Mantan Perdana Menteri RI)

Pada suatu hari di tahun 1925 Kasman dan Soeparno mengajak penulis ikut pergi ke rumah Haji A Salim di Gang Tanah Tinggi. Kasman dan Soeparno pelajar Stovia kelas II, bagian persiapan, sedang penulis pelajar kelas satu. Pada permulaan tahun itu Samsuridjal mendirikan Jong Islamieten Bond, dan Haji A Salim menjadi penasihatnya. Kasman dan Soeparno anggauta Pengurus Cabang Jakarta, ingin tahu bila Haji A Salim mulai memberi kursus Agama Islam.

Ajakan ini penulis sambut dengan gembira. Penulis sudah sering mendengar nama Haji Agus Salim dan dari apa yang penulis dengar ia adalah seorang, pemimpin rakyat, seorang pemimpin Sarekat Islam terkenal, pandai tentang Agama Islam dan mahir dalam berbagai-bagai bahasa Continue reading →