Israel, Amerika, dan Iran di Balik Proyek Pecah Belah Umat Islam


ISU pemecahbelahan terhadap dunia Islam tidak semuanya fakta; sebagaimana tidak seluruhnya isapan jempol belaka. Sebab, upaya untuk melumpuhkan kekuatan umat Islam merupakan proyek yang disepakati banyak kelompok. Posisi umat Islam persis seperti yang disinyalir dalam hadits: “gerombolan pemangsa yang berebutan terhadap makanannya.” Continue reading →

Iran Bakal Akui Negara Israel?


REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh: Elba Damhuri (Kepala Newsroom Republika)

TEHERAN — Iran sekarang benar-benar berbeda dengan Iran pada masa Presiden Mahmud Ahmadinejad. Pengganti Ahmadinejad, Hassan Rouhani meninggalkan gaya lama pendahulunya yang cenderung keras dan frontal terutama berkaitan dengan Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Israel. Continue reading →

Iran Mengirimkan Senjata dan Ahli Perang ke Suriah Besar-Besaran


Iran Mengirimkan Senjata dan Ahli Perang ke Suriah Besar-Besaran

TEHERAN (voa-islam.com) Perang Suriah memasuki tahun keempat, dan Iran telah meningkatkan dukungannmya kepada Presiden Bashar al-Assad, menyediakan tim elit yang mengumpulkan data intelijen, dan melatih pasukan Assad, ungkap sumber di Teheran Continue reading →

Jika Iran dan Arab Saudi Berperang..


Iran-Saudi
Iran-Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Apa yang akan terjadi bila negara besar di Timur Tengah berperang satu sama lain, antara Iran dan Arab Saudi? Continue reading →

Pasca Invasi AS, Struktur Politik Irak Kini Didominasi Kelompok Syiah


RMOL. Aksi penyerangan militer Amerika Serikat terhadap Irak telah merubah struktur politik di negeri seribu satu malam itu. Struktur pemerintahan Irak yang sebelumnya didominasi oleh kelompok muslim Sunni, kini tinggal sejarah. Dengan kata lain, kelompok muslim Syiah-lah yang mendominasi pemerintahan.

Kuatnya pengaruh kelompok Syiah di Irak dapat dilihat dari arah kebijakan negara itu. Pemerintah Irak diketahui mendukung pemeritah Iran. Dukungan itu terlihat saat pemerintah Irak mengizinkan penerbangan dari Iran melewati wilayah udaranya menuju Suriah. Padahal, Amerika Serikat tidak menginginkan hal itu.

Arah kebijakan yang condong ke kelompok Syiah itu juga terlihat dari dukungan Baghdad kepada rezim Assad di Suriah. “Baghdad berpihak pada pemerintah Suriah yang menentang Amerika,” kata Steve Heydemann, analis US Institute of Peace, seperti dikutip Voanews (Minggu, 17/3).

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh seorang guru besar dari Universitas Johns Hopkins, Ruth Wedgwood.

Menurut Ruth, Perdana Menteri Irak Nouri al Maliki yang berasal dari kelompok Syiah merasa puas dengan kondisi negaranya sekarang ini yang didominasi oleh kelompoknya. “Untuk sementara ini (Irak) adalah negara Syiah,” tandas Ruth.[ian]