Sisa-Sisa Peradaban Islam di Spanyol


Ribuan Muslim Spanyol shalat berjamaah di sebuah masjid di Barcelona (Ilustrasi)
Ribuan Muslim Spanyol shalat berjamaah di sebuah masjid di Barcelona (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, GRANADA — Berakhirnya era kejayaan Islam di jazirah Iberia, dibarengi dengan menurunnya populasi umat Muslim. Namun, tidak sepenuhnya menurun, karena masih ada satu komunitas Muslim yang tersisa.

Komunitas ini bukanlah imigran, tetapi warga asli. Ya, mereka adalah komunitas yang menetap di Orgiva, Alpujarras, Granada. “Ada 20 kepala keluarga atau seratus orang, kebanyakan dari kami mualaf,” ungkap Qasim Barrio Raposa, pemilik kafe Baraca, seperti dilansir Onislam.net, Sabtu (21/9),

Menurut Qasim, komunitas Muslim telah menetap di sini seperempat abad. Mereka bukan komunitas yang terasing, tetapi sering berinteraksi dengan warga lainnya. “Setiap orang tahu komunitas Muslim dan kafe Baraka,” tuturnya.

Qasim merupakan mualaf. Satu dekade lalu ia mengucapkan syahadat. Keputusannya memeluk Islam datang setelah ia berinteraksi dengan umat Islam di sana. Ia banyak berdiskusi tentang Islam dan Muslim. Tak heran bila ia rutin mengunjungi masjid.

“Kebanyakan yang memeluk Islam di sini, berasal dari wilayah Eropa lainnya, Amerika, dan warga lokal. Mereka yang memeluk Islam awalnya merupakan pebisnis, saya pun demikian,” kenang dia.

Orgiva merupakan kota kecil yang kental dengan kebudayaan Bohemian. Posisinya 59 km dari kota Granada. Orgiva memiliki populasi 6.000 jiwa. Mayoritas warganya merupakan keturunan Muslim Spanyol yang masih ada.

Habibie: Hadiah Terbesar Bangsa Cina ke Indonesia adalah Islam


BJ Habibie
BJ Habibie
 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden ketiga RI BJ Habibie menjelaskan mengenai awal kehadiran Islam di nusantara. Menurut dia, Islam datang ke Indonesia dan diperkenalkan pertama kali lewaat bangsa Cina, melalui laksamana Cheng Ho.

“Hadiah terbesar bangsa Cina ke Indonesia adalah agama Islam,” kata Habibie ketika memberikan ceramahnya di Masjid Lautze, Pasar Baru, Jakarta, Jumat (29/8). 

Habibie menjelaskan, Islam lahir 14 Abad silam. Saat itu, Islam memang belum sampai ke jazirah Tiongkok. Baru ketika jalur perdagangan dibuka 700 tahun kemudian Islam sampai di Cina. Kemudian, Laksamana Cheng Ho datang ke Nusantara membawa misi damai dan Islam pun dikenal masyarakat Indonesia ketika itu. 

“Ini yang sering saya katakan ketika saya bertemu siapa pun, termasuk tokoh dunia. Ketika saya ke Cina, saya diberitahu, umat Islam yang saya temui ini lah orang-orang yang memperkenalkan Islam ke negara Anda,” kata dia.

“Saya bilang ke pimpinan Beijing, saya bilang ke pimpinan Jerman, agama Islam datang ke Indonesia damai bukan peperangan,” kata dia. 

Mungkinkah Almanak Persis Berubah dalam Penentuan Idul Adlha 1434 H?


599700_696033283757770_1992635997_nSebentar lagi umat Islam akan merayakan hari Idul Adlha, namun dalam penentuan tanggal hari raya tersebut ada perbedaan, Persatuan Islam (Persis) sudah jauh-jauh hari menentukan hari raya Idul Adlha tersebut, sebagaimana tercantum dalam alManak Persis bahwa hari raya Idul Adlha 1434 H jatuh pada tanggal 16 Oktober 2013 M, sedangkan versi Pemerintah RI jatuh pada tanggal 15 Oktober 2013 M.
Maka sebagai bagian otonom Persis, Pemuda Persis mengambil bagian untuk ‘memfasilitasi kebutuhan’ umat tersebut, yang sebelumnya perbedaan tersebut sudah dijadikan tema dalam lomba debat antar PD dalam ajang TITN XII di Pangandaran.
Maka untuk lebih ilmiah lagi, Pemuda Persis akan menghadirkan para pakar dibidangnya untuk membahas hal tersebut, dalam Kajian Sabtu (JiTu) Pemuda Persis, Sabtu 05-10-2013, jam 9 – 11.30 di Mesjid PP. Persis Jl. Viaduct Bandung.
Tema: “Mungkinkah Almanak Persis Berubah dalam Penentuan Idul Adlha 1434 H?”
Pemateri :
1. al-Ustadz Wawan Sofwan (Dewan Hisbah)
2. al-Ustadz Iqbal Santoso (Dewan Hisab & Rukyat)

TITN XII Pemuda Persis


Pada Jum’at, 30 Agustus 2013 Loka Bina Pramuka Desa Wonoharjo Kec. Pangandaran – Ciamis, dalam cuaca dingin, dengan sedikit gerimis bekas hujan semalam dan shubuh, berubah mulai terasa menghangat dengan hentakan “Mars Pemuda Persis” yang digelorakan Pemuda Persis se-Nusantara, dalam acara pembukaan Temu Ilmiah dan Ta’aruf Nasional [TITN] XII. Continue reading →

Hari Ini di 1187 Salahuddin Mengalahkan Guy dari Lusignan


Pasukan Muslim dipimpin Salahuddin mengepung Pasukan Salib di Lembah Hittin

REPUBLIKA.CO.ID, Hari ini di 1187 pertempuran Hittin berakhir. Perang ini adalah suatu pertempuran yang terjadi pada bulan Ramadan tahun 584 H/1187 M, antara pasukan Muslim dibawah pimpinan Salahuddin Ayyubi dan Tentara Salib dari Kerajaan Yerusalem. Continue reading →

Bagaimana Jika Presiden dari Non-Islam? Ini Jawaban Jusuf Kalla


Pada sidang Sinode yang digelar awal Maret 2013 lalu, Jusuf Kalla yang merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia diundang dalam acara tersebut. Acara yang dihadiri oleh 700 Pendeta dari seluruh Indonesia ini meminta JK untuk memberikan nasehat dan pandangannya mengenai keharmonisan dan damai dalam perbedaan. Continue reading →

Amin Rais Meragukan Nasionalisme Jokowi


Jakarta (voa-islam.com) Hentakan yang begitu keras terhadap Jokowi datang dari Amin Rais. Mantan Walikota Solo, Jokowi yang sekarang ini sedang dielu-elukan oleh berbagai survey “jadi-jadian” yang menempatkan posisinya paling atas diantara semua kandidat capres, pasti membuat marah para fanatikusnya Continue reading →