Munarman: “Capres yang ada Sisa Abu Jahal dan Abu Lahab”


Munarman: “Capres yang ada Sisa Abu Jahal dan Abu Lahab”

Susah mencari pemimpin yang baik saat ini. Sementara calon presiden (Capres) yang ada saat ini  layaknya ‘Abu Jahal dan Abu Lahab’ Continue reading →

Munarman Bongkar Tipuan Survei Politik


Direktur An Nashr Institute, H. Munarman, SH

Jakarta (SI Online) – Sampai hari ini saya tidak pernah percaya dengan yang namanya survei. Demikian diungkapkan Direktur An Nashr Institute, Munarman SH saat menjadi narasumber di acara Majelis Taqarrub Ilallah dan Temu Pembaca Suara Islam (MTI-TPSI) ke 40 yang bertema “Mengkaji Pergerakan Politik Non Muslim 2014” di Masjid Baiturrahman, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2014) Continue reading →

Munarman SH: Kasus Corby Mestinya Pemerintah Sesuai Jargon dan Tindakan


Munarman SH: Kasus Corby Mestinya Pemerintah Sesuai Jargon dan Tindakan

TRIBUNNEWS.COM/RACHMAT HIDAYAT
Dewan Pakar Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dewan Pakar Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH meminta kepada pemerintah untuk bersikap tegas dalam memberantas narkoba. Continue reading →

2 Rekomendasi Munarman Kepada SBY Soal Penyadapan


2 Rekomendasi Munarman Kepada SBY Soal Penyadapan

Direktur An Nahsr Institute, Munarman SH merekomendasikan 2 hal kepada pemerintah soal penyadapan Badan Intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pertama, Indonesia harus mengusir Duta Besar Australia. Kedua, Densus 88 harus diperiksa oleh pemerintah karena merekalah yang paling bertanggung jawab atas insiden penyadapan ini. Continue reading →

Ketika Munarman jenguk Ustadz Ba’asyir di NK


Ketika Munarman jenguk Ustadz Ba'asyir di NK

Komandan Laskar Pembela Islam Munarman SH

Beberapa kaum Muslimin mengunjungi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di LP Pasir Putih Nusa Kambangan pada Selasa (12/11/2013). Salah seorang yang menjenguk yakni Komandan Laskar Pembela Islam (LPI) Munarman SH.

Oleh-oleh dari menjenguk ustadz Ba’asyir salah satunya Ustadz menjelaskan tentang  cara menegakkan syariah Islam dan cara memperjuangkannya.

Munarman mengungkapkan kembali kepada beberapa wartawan di Jakarta, apa yang disampaikan Ustadz Ba’asyir kepada para penjenguknya, Kamis (21/11/2013).

Pada saat itu, salah satu topik pembicaraan adalah ustadz Ba’asyir menjelaskan cara menegakkan syariah. Cara menegakkan syariah, kata Ustadz Ba’asyir ada tiga.

Pertama, harus murni tidak boleh bercampur dengan system lain, “Gak boleh nyampur dengan demokrasi segala macam, gak boleh bercampur dengan hukum-hukum lain,” kata Munarman mengutip Ustadz Ba’asyir.

Kedua, Kaaffah keseluruhan, “Harus menyeluruh tidak boleh bertahap-tahap.”

Ketiga , harus ada daulah, kalau gak ada daulah yang dua syarat itu tidak bisa jalan. Daulah itu mutlak, bahkan ustadz Baasyir mencontohkan dengan analogi ibadah sholat, yakni syarat sahnya sholat harus ada wudhu.

Adapun cara memperjuangkan tegaknya syariat adalah dengan dakwah dan jihad . Dalam menjabarkan dakwah dan jihad ustadz Ba’asyir memaparkan, saat kita belum kuat, maka dakwah saja dulu. Kalau kita sudah kuat maka harus jihad.

Cara jihad juga bisa dengan dua cara, bersenjata dan tidak.  Saat salah seorang mengungkapkan cara jihad dengan tidak menggunakan senjata yakni dengan revolusi atau people power, Ustadz Baasyir membolehkan. Wallahu A’alm. (azm/arrahmah.com)

Thamrin Tamagola Layak Disiram


Jakarta – FPI: Insiden kecil antara juru bicara Front Pembela Islam (FPI), H. Munarman SH dan sosiologi Univeristas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tamagola dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne, Jum’at 28 Juni 2013, mendapat tanggapan dari para pengamat dan praktisi media, antara lain adalah Mohamad Fadhilah Zein dan Hanibal Wijayanta. Continue reading →

Menteri Agama Tak Salahkan Munarman Siram Air ke Wajah Tamrin


Jakarta (voa-islam) – Menteri Agama Suryadarma Ali memberi penilaian positif terhadap Munarman saat dimintai komentar aksi siram teh ke wajah Guru Besar Sosiologi Universitas Indonesia (UI) Tamrin Amal Tomagola. Menurutnya, Munarman itu orangnya idealis dan kalau berbicara dengan fakta. Continue reading →