Arsip Tag: Dakwah

Musyda : Berdakwah, Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar dalam Menghadapi Islamophobia


Berdakwah, Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar (QS. 3: 104) senantiasa menjadi landasan bagi gerakan Pemuda Persis, baik dalam skala lokal, Nasional maupun Internasional. Begitu sambutan Asep Sobirin yang mewakili Pimpinan Wilayah Pemuda Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat dalam acara Musyawarah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di MUSYDA | Tag , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Dakwah Via Internet


Dunia kini semakin modern dan canggih, apalagi dalam menyerap informasi, kini tinggal klik, lalu muncul informasi yang kita inginkan. Ya munculnya mesin pencarian semisal Google dan Yahoo makin mempermudah aktifitas kita, dari mulai tugas sekolah, kuliah, memasak sampai ‘memperdalam ilmu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bidang Dakwah | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Undangan Halaqoh: ”Kegagalan Dakwah”


Undangan Halaqoh untuk Aktivis Dakwah. Tema: ”Kegagalan Dakwah” Pembicara: Ust. Syarif Hidayat, M.Pd.I (Ketua PW. Pemuda Persis Jawa Barat) Hari/Tgl : Sabtu, 23 Juni 2012 M Waktu : Pkl. 14.00 – 16.00 WIB Tempat : Kantor PW. Pemuda Persis Jawa … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Akhbar, Bidang Pendidikan, Halaqah | Tag | Meninggalkan komentar

Dauroh Dakwah


Selain massifnya gerakan Syi’ah di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, dakwah Persatuan Islam pun dihadapkan dengan tantangan yang tak kalah hebatnya baru-baru ini, seperti: Irshad Manji, sang Lesbi itu, yang menghina Nabi Saw dan Lady Gaga (l) yang akan konser di Jakarta, beliau akan mengirimkan surat dukungan kepada Polda Metro Jaya untuk tidak mengizinkan sang penebar Liwath, karena menurut beliau kita jangan mendatangkan azab Allah Swt.

Pada Kamis, 17 Mei 2012, yang bertepatan dengan tanggal 25 Jumadits Tsani 1433 H, Pimpinan Wilayah Pemuda Persatuan Islam Jawa Barat mengadakan acara Dauroh Dakwah. Acara yang dimulai pada Pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 15.00 WIB ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu : Ketua Umum PP. Persatuan Islam, Prof. DR. KH. Maman Abdurrahman, Ketua Dewan Hisbah Persatuan Islam, KH. Usman Sholehudin dan Bidgar Siyasah PP. Persatuan Islam, Drs. KH. Uus Muhammad Ruchiyat.

Acara pun dibuka oleh MC, Miftah Farid dihadapan 70 orang peserta yang hadir, dari 150 orang yang di undang, yakni Bidang Dakwah Pimpinan Daerah dan Pimpinan Wilayah Persatuan Islam, Persistri, Pemuda Persis, Pemudi Persis, HIMA Persis dan HIMI Persis se-Jawa Barat.

Untuk memulai acara tersebut, MC mempersilahkan Ust. Sirojul Munir untuk membacakan Kalam Ilahi, acara yang bertempat di Gedung Serba Guna Qornul Manazil Ciganitri Kab. Bandung ini pun dilanjutkan dengan beberapa sambutan, di antaranya: Ketua Panitia, Samsul Arafat, beliau memaparkan kronologis di angkatnya materi-materi dalam Dauroh Dakwah ini, dimana materi-materi tersebut aktual dan faktual, yang pertama  di internal jam’iyyah, yakni tentang Sosialisasi Keputusan Dewan Hisbah, dimana baru-baru ini ditempat yang sama Dewan Hisbah telah melaksanakan siding dengan mengangkat beberapa mas’alah, yang kedua, di Jawa Barat akan berlangsung sejumlah Pilkada, dalam upaya ini, panitia menginginkan wihdatus siyasah, agar Persatuan Islam tidak terpecah-pecah, maka diangkat tema Siyasah Dakwah Persis Menghadapi Pilkada, adapun yang ketiga, mengangkat tema Tantangan Dakwah Menghadapi Gerakan Syi’ah Rafidah di Jawa Barat.

Sambutan kedua dilanjutkan oleh Ketua PW. Pemuda Persatuan Islam Jawa Barat, Syarif Hidayat, M.Pd.I, beliau memaparkan bahwa PW Pemuda yang sekarang menginginkan melanjutkan kegiatan PW sebelumnya, dimana PW sebelumnya mengadakan Dauroh Al-Qur’an, maka gayung bersambut, PW. Persis Jawa Barat memberikan ‘lahan garapan’ yakni Dauroh Dakwah ini. Beliau mengucapkan terimakasih kepada PW. Persis Jabar dan Pemerintah atas terselenggaranya acara tersebut.

Sambutan dari PW. Persis Jabar dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris, beliau menuturkan sinergisitas antara Persis dan otonom, khususnya Pemuda Persis sangat urgen. Selain itu, mantan Ketua PW. Pemuda Persis Jawa Barat ini terkesan dengan pemaparan Ridwan Saidi dalam acara di Televisi semalam, dimana Ridwan Saidi menuturkan kiprah founding father Persis dipentas sejarah, seperti A. Hasan yang debat Ahmadiyah, Atheis, serta membicarakan sang singa podium Isa Anhsari, hal tersebut membuat bangga beliau, namun disisi lain beliau ‘mengurut dada’ dengan belum adanya sosok A.Hasan dan Isa Anshari di Persis masa kini.

Adapun sambutan yang terakhir atau arahan sekaligus membuka acara dari Bidgar Dakwah PW. Persis Jawa Barat, KH. Zae Nandang, dalam arahannya beliau memaparkan pentingnya tema-tema yang diangkat dalam menghadapi tantangan dakwah yang dihadapi Persis kini.

Dalam Materi pertama mengangkat tema: “Tantangan Dakwah Menghadapi Gerakan Syi’ah Rafidah di Jawa Barat” , dengan pembicara Ketua Umum PP. Persatuan Islam, Prof. DR. KH. Maman Abdurrahman, beliau mengulas sejarah munculnya Syi’ah, yakni semenjak Usman bin Affan terbunuh, sampai peristiwa tahkim antara Ali bin Abi Thalib dengan Mu’awiyah, terbunuhnya Husen bin Ali, sampai membahas aliran Syi’ah masa kini, di Iran, Libanon dan Indonesia, beliau juga memaparkan aliran-aliran Syi’ah, seperti Syi’ah Zaidiyah, Syi’ah Sab’ah, Syi’ah Itsa Asyariyah, Syi’ah Fatimiyah, Syi’ah Ghulat sampai Syi’ah Rafidah.

Selain massifnya gerakan Syi’ah di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, dakwah Persatuan Islam pun dihadapkan dengan tantangan yang tak kalah hebatnya baru-baru ini, seperti: Irshad Manji, sang Lesbi itu, yang menghina Nabi Saw dan Lady Gaga (l) yang akan konser di Jakarta, beliau akan mengirimkan surat dukungan kepada Polda Metro Jaya untuk tidak mengizinkan sang penebar Liwath, karena menurut beliau kita jangan mendatangkan azab Allah Swt.

Setelah sholiskan, maka Materi kedua pun dimulai, “Sosialisasi Keputusan Dewan Hisbah” merupakan tema yang diketengahkan oleh Ketua Dewan Hisbah Persatuan Islam, KH. Usman Sholehudin. Dewan Hisbah merupakan ‘Majelis Ulama’nya Persatuan Islam, dimana dalam hal pengambilan keputusan suatu hukum ditentukan di Dewan ini, mengenai sosialiasi hasil sidang Dewan Hisbah merupakan hal yang penting, agar ulama Persatuan Islam di Pimpinan Daerah di Indonesia agar seragam dalam menjawab persoalan hukum Islam. Menurut beliau, sebelum di Dauroh Dakwah ini, sosialiasi pernah dilaksanakan di PD. Kab. Bandung dan PD.Cimahi.

Menurut Pimpinan Pesantren Tahzibu Wasiyah ini, bahwa anggota Dewan Hisbah adalah ‘produk Muktamar’, yakni hasil keputusan bersama anggota Persatuan Islam, bukan ditunjuk oleh Ketua Umum. Selain itu, sang ustadz pun memaparkan hasil dari sidang Dewan Hisbah, seperti: pemanfa’atan sel punca, hukum Bank ASI dan lain sebagainya.

Adapun acara puncak, diisi dengan tema “Siyasah Dakwah Persis Menghadapi Pilkada”, dalam hal ini disampaikan oleh Bidgar Siyasah PP. Persatuan Islam, Drs. KH. Uus Muhammad Ruchiyat. Dalam sejarahnya, Persatuan Islam tak lepas tangan dari politik, Persis bahkan membidani lahirnya sejumlah Partai Politik, di antaranya Masyumi dan Partai Bulan Bintang (PBB). Mengenai PBB ini banyak yang mencibir dari beberapa kalangan, misalnya : mengapa Persis mendorong mobil mogok?, kata sang ustad, kalau mobil maju tidak perlu didorong.

Menurut mantan Ketua Umum Pemuda Persis Masa Jihad 2005-2010 ini, dalam Visi nya Persis adalah Terwujudnya al-Jamaah sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan as-Sunnah, bahwa Persis tidak butuh negara, tapi Persis butuh mewujudkan al-Qur’an dan as-Sunnah dalam bingkai negara.

Mengenai Pilkada (Pilwalkot,Pilbup sampai Pilgub) Bidgar Siyasah Persis ini mengutarakan, bahwa umat Persis jangan ‘taqlid’ terhadap elit bila ada yang mengarahkan kepada salah satu calon pasangan. Bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti kader Persis bisa maju sebagai calon Walikota, Bupati, Gubernur atau bahkan Presiden dengan jalur independen. (AS)

 

Baca lebih lanjut

Kutipan | Posted on by | Tag , , , | Meninggalkan komentar